Studium Generale - Opportunities in the Digital Divide Issue
Tadi pagi baru ikut Studium Generale di Auditorium SBM tentang Digital Divide di Indonesia. Pembicara dalam SG ada 3: Prof. Craig W. Smith dari Univ. of Washington, Ilham Habibie dari The Habibie Centre, dan Dr. Armein Z. Langi dari Elektro ITB. SG ini menambah wawasan mengenai Digital Divide khususnya di Indonesia, yaitu terbaginya masyarakat atas manfaat dari teknologi digital, bukan sekedar akses. Contohnya, misalkan suatu desa belum punya akses ke internet dikasih warnet, eh malah dibuat online gaming, ya itu namanya bukan ‘closing the digital divide’ tapi malah merugikan desa tersebut. Pembicara sepakat bahwa digital divide di Indonesia jangan dipandang sebagi suatu masalah, tetapi suatu kesempatan untuk memajukan dan memberdayakan masyarakat umum di Indonesia. Banyak kendala yang dihadapi dalam mengatasi digital divide, diantaranya ketidakpedulian investor dan pemerintah. Untuk investor, sudah mulai memperhatikan masalah digital divide ini. Contohnya Microsoft, dia telah membagi bagian perusahaan menjadi tiga bagian menurut target pasar berdasarkan kemampuan ekonomi. Jadi tiap bagian mengembangkan produknya masing-masing sesuai dengan kebutuhan pada segmen tersebut. Satu hal yang membuat gw kecewa tuh emang pemerintah Indonesia. Bikin kesel yang udah mikir dan punya ide untuk membangun bangsa, tapi mereka yang megang kebijakan ternyata hanya haus harta dan kekuasaan. Yang dipikirin partai, pemilu, dan hal2 busuk lainnya. Sorry out ouf topic… I’m running out of time here, gotta go… I’ll add more some time… Thanks for reading!